Cara Menyambung Kabel Listrik yang Benar dan Aman Sesuai Prosedur

Cara Menyambung Kabel Listrik

Pemasangan kabel yang ideal seharusnya tidak melibatkan penyambungan atau memiliki sambungan minimal. Namun, dalam beberapa situasi tertentu, penyambungan kabel listrik mungkin diperlukan.

Meskipun Anda bukan seorang ahli dalam bidang kelistrikan, tidak sulit untuk mempelajari cara menyambung kabel dengan benar. Penting bagi kita untuk mengikuti prosedur instalasi listrik yang aman.

Dalam artikel ini, kami akan secara detail membahas cara menyambung kabel listrik yang benar, lengkap dengan langkah-langkahnya dan juga contoh gambar. Mari kita simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Pentingnya Menyambung Kabel Listrik dengan Benar

Meskipun idealnya kita seharusnya menghindari penggunaan sambungan dalam pemasangan kabel listrik, terkadang kita perlu melakukan penyambungan dalam kondisi tertentu.

Namun, sangat penting untuk mengetahui cara menyambung kabel listrik dengan aman dan menghindari risiko kesetrum. Penting juga untuk memahami bahwa prosedur yang benar harus diikuti saat melakukan penyambungan.

Jika penyambungan dilakukan dengan buruk, dapat menyebabkan konsekuensi negatif pada instalasi listrik rumah dan bahkan dapat membahayakan lingkungan sekitarnya. Mengapa hal ini bisa terjadi? Berikut adalah beberapa penjelasan dasar:

  • Sambungan yang tidak baik dapat menyebabkan koneksi listrik terputus secara tiba-tiba. Hal ini dapat mengakibatkan mati listrik pada peralatan atau area tertentu yang terhubung dengan kabel tersebut.
  • Sambungan kabel yang kurang baik dapat menyebabkan percikan api yang berpotensi menyebabkan kebakaran. Ini dapat terjadi akibat konsleting listrik yang terjadi di sambungan yang tidak stabil atau terganggu.
  • Sambungan yang tidak baik juga meningkatkan risiko kesetrum atau konsleting listrik. Hal ini dapat membahayakan nyawa manusia dan hewan yang berada di sekitar sambungan tersebut.
  • Penyambungan kabel listrik yang tidak tepat dapat mengakibatkan fungsi kabel menjadi tidak maksimal dan rentan terhadap kerusakan lainnya. Hal ini dapat mengganggu aliran listrik yang stabil dan mengurangi kinerja peralatan listrik.

12 Cara Menyambung Kabel Listrik yang Benar dan Aman

Jenis jenis Sambungan Kabel

Ada beberapa metode yang dapat digunakan untuk menyambung kabel, baik itu dalam pola paralel maupun seri. Namun, penting untuk menggunakan metode dan teknik yang tepat agar hasilnya optimal.

Berikut ini beberapa tips tentang cara menyambung kabel listrik dengan baik dan benar:

1. Sambungan Kabel Pig Tail (Ekor Babi)

Sambungan Pig Tail

Salah satu metode sederhana untuk menyambung kabel listrik tunggal adalah dengan menggunakan sambungan ekor babi atau pigtail. Metode ini cukup efektif dan mudah dilakukan.

Berikut langkah-langkah untuk melakukan penyambungan menggunakan metode ini:

  • Mulailah dengan mengupas sekitar 2 atau 3 cm isolasi pada ujung kabel listrik. Pastikan untuk mengupas hingga terlihat bagian inti kabelnya.
  • Gabungkan kedua ujung kabel tersebut menjadi satu dan lakukan pelintiran untuk menyatukan keduanya dengan rapat.
  • Setelah sambungan terjalin dengan baik, potong ujung kabel agar terlihat lebih rapi dan rata.
  • Selanjutnya, gunakan isolasi khusus untuk melindungi bagian sambungan. Pastikan isolasi menutupi sambungan dengan aman dan nyaman.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat melakukan penyambungan kabel listrik tunggal menggunakan metode sambungan ekor babi dengan mudah dan aman.

2. Sambungan Puntir

Sambungan Puntir

Metode penyambungan kabel yang sering digunakan pada kabel tunggal adalah sambungan puntir. Metode ini merupakan pengembangan dari metode sambungan ekor babi. Berbeda dengan sambungan ekor babi yang rentan terlepas, sambungan puntir lebih kuat dan aman.

Sambungan puntir terkenal karena kekokohan, kekuatan, dan keamanannya. Metode ini dibagi menjadi dua jenis, yaitu:

a. Samsung Bell Hangers

Salah satu metode penyambungan kabel yang bisa digunakan adalah metode "bell hangers". Berikut adalah langkah-langkah yang dapat diikuti:

  • Siapkan kabel yang akan disambung dan kupas bagian ujungnya. Kupas sekitar 5 cm panjangnya.
  • Bengkokkan kedua ujung kabel yang telah dikupas membentuk sudut L, mirip dengan huruf "L" atau sudut 90 derajat.
  • Selanjutnya, gabungkan kedua ujung kabel tersebut dengan memelintirnya kuat-kuat ke arah yang berlawanan.
  • Setelah penyambungan selesai, pasanglah solasi pada sambungan untuk memberikan perlindungan yang lebih aman.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat melakukan penyambungan kabel dengan metode bell hangers secara efektif dan aman.

b. Sambungan Western Union

Metode penyambungan kabel yang dikenal sebagai "western union" dapat dilakukan oleh pemula karena tekniknya yang tidak terlalu rumit. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  • Mulailah dengan mengupas isolasi pada ujung kedua kabel yang akan disambungkan.
  • Panjang pengupasan sebaiknya sekitar 5 hingga 7 cm.
  • Selanjutnya, sambungkan kedua kabel secara silang atau menyerupai simbol plus (+).
  • Setelah itu, puntir kabel dengan cara memutar salah satu kabel mengelilingi kabel lainnya hingga membentuk huruf Y.
  • Puntir bagian sambungan tersebut dengan kuat agar kabel terikat dengan kencang.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat melakukan penyambungan kabel menggunakan metode western union dengan mudah dan aman.

3. Sambungan Bolak-Balik

Sambungan Bolak Balik

Metode penyambungan kabel dengan cara bolak-balik memiliki banyak kelebihan, salah satunya adalah sambungannya yang kuat dan tidak mudah terlepas.

Jika Anda sedang mencari tutorial tentang cara menyambung kabel listrik dengan 3 warna atau lebih, maka metode bolak-balik ini bisa menjadi pilihan yang tepat. Berikut adalah tutorialnya:

  • Mulailah dengan mengupas ujung kabel listrik dengan panjang sekitar 3 - 4 cm.
  • Letakkan kedua kabel tersebut dalam posisi sejajar.
  • Selanjutnya, silangkan kedua ujung kabel listrik tersebut hingga membentuk huruf X.
  • Putar kedua kabel secara bersama-sama.
  • Kemudian, bengkokkan sisa kabel yang memiliki ujung lebih panjang hingga membentuk posisi 180 derajat atau garis lurus.
  • Terakhir, putar kedua kabel seperti pada langkah awal tadi agar sambungannya menjadi lebih kuat.

4. Sambungan Britania

Sambungan Britania

Metode sambungan Britania melibatkan penggunaan dua jenis kabel dengan ukuran yang berbeda. Salah satunya adalah kabel berukuran besar sekitar 5-7 mm, sedangkan yang lainnya adalah kabel kecil yang akan berfungsi sebagai pengikat.

Berikut ini adalah langkah-langkah dalam menyambung kabel listrik menggunakan metode sambungan Britania:

  • Langkah pertama adalah memotong ujung kabel listrik yang akan disambung seperti biasa.
  • Selanjutnya, siapkan kabel kecil dan kupas bagian ujungnya hingga hanya tersisa bagian inti.
  • Bengkokkan kedua ujung kabel yang akan disambungkan.
  • Letakkan kabel secara berdampingan dengan posisi yang berlawanan.
  • Pastikan bahwa posisi bengkok pada kedua kabel menghadap ke luar dan dipasangkan dengan posisi yang berlawanan.
  • Gunakan kabel kecil yang telah dikupas sebagai pengikat untuk menyambungkan kedua kabel tersebut.
  • Lilitkan kabel kecil mengelilingi kedua kabel yang telah diletakkan secara berdempetan tadi.
  • Pastikan lilitan kabel dilakukan dengan kuat agar sambungan tidak mudah terlepas di kemudian hari.

5. Sambungan Percabangan

Sambungan Percabangan

Metode sambungan datar bercabang dapat dibagi menjadi tiga jenis versi yang berbeda. Metode ini sangat berguna untuk menyambungkan beberapa kabel secara bersamaan.

Jika Anda perlu menyambung kabel listrik dengan 3 warna atau lebih ke 2 warna atau lebih, metode percabangan ini dapat menjadi pilihan yang tepat. Di bawah ini, kami akan memberikan ulasan dan tutorial mengenai metode penyambungan ini. Simak dengan seksama!

a. Sambungan Cabang Tunggal (Single Plan Join)

Metode percabangan yang pertama adalah sambungan cabang tunggal. Teknik ini digunakan untuk menghubungkan pembebanan pada satu kabel listrik dengan kabel lainnya, di mana salah satu kabel bertindak sebagai sumber listrik.

Berikut ini adalah langkah-langkah untuk membuat sambungan cabang tunggal:

  • Mulailah dengan melakukan pengupasan pada kabel utama yang akan ditambahkan beban. Pastikan kabel tidak terputus atau rusak.
  • Ambil kabel yang akan disambungkan, lalu kupas bagian ujung isolasi kabel sesuai dengan kebutuhan.
  • Dekatkan ujung kedua kabel yang telah dikupas dan lilit keduanya dengan kuat. Pastikan sambungan keduanya kuat dan rapat sehingga terhubung dengan baik.

b. Sambungan Datar Cabang Tunggal (Knotted Tab Joint)

Metode penyambungan kabel dengan sambungan datar cabang tunggal tidak terlalu berbeda dari teknik sebelumnya. Namun, kita akan fokus pada sambungan Knotted Tab Joint yang diketahui memiliki teknik lilit yang lebih kuat dan kompleks.

Berikut ini langkah-langkah penyambungan kabel dengan teknik ini:

  • Mulailah dengan mengupas ujung kabel yang akan disambung. Pastikan mengupas dengan hati-hati untuk menghindari kerusakan pada inti kabel.
  • Setelah kabel terkupas, lilitkan setiap kabel yang akan ditambahkan ke dalam rangkaian sambungan. Pastikan lilitan dilakukan dengan rapat dan teratur.

c. Sambungan Datar Percabangan Silang

Anda juga dapat menggunakan metode sambungan percabangan silang saat ingin menyambungkan kabel listrik dengan 2 warna. Pada metode sambungan datar percabangan silang, langkah utamanya adalah menggabungkan beberapa metode Single Plan.

Berikut ini langkah-langkah untuk menyambung kabel dengan metode sambungan datar percabangan silang:

  • Siapkan kabel yang akan disambung dan kupas bagian isolasi pada kabel utama. Pastikan untuk menjaga agar kabel tetap utuh atau tidak terputus.
  • Siapkan kabel lainnya dan kupas bagian ujung isolasi sesuai kebutuhan.
  • Kemudian, lilitkan kedua kabel yang telah dikupas dengan kuat agar sambungannya tidak mudah terlepas.

6. Sambungan Scarf

Sambungan Scarf

Metode penyambungan kabel dengan menggunakan teknik Scarf memiliki kesamaan dengan metode Britania, karena keduanya menggunakan kabel kecil sebagai pengikat. Berikut adalah tutorial langkah-langkah penyambungan kabel dengan teknik Scarf:

  • Pipihkan terlebih dahulu kabel kecil sebelum disambungkan, agar sambungannya tidak terlalu besar.
  • Siapkan dua kabel yang telah dikupas ujungnya, dan letakkan kabel inti secara bersebelahan.
  • Selanjutnya, lilitkan kabel yang telah dipipihkan sebelumnya. Caranya adalah dengan melilitkan kabel tersebut secara kuat mengelilingi kabel utama.
  • Pastikan ikatan dilakukan dengan kuat agar tidak mudah lepas.

7. Sambungan Mata Itik

Sambungan Mata Itik

Metode penyambungan kabel yang dikenal sebagai "sambungan mata itik" diberi nama demikian karena ujung kabelnya memiliki bentuk bulat atau mirip dengan mata itik. Teknik ini umumnya digunakan dalam penempatan sekrup dan baut, dengan tujuan agar koneksi menjadi kuat dan terjaga dalam suatu rangkaian.

Selain itu, sambungan mata itik juga dapat digunakan untuk keperluan khusus lainnya. Misalnya, memasang kabel pada fitting atau saklar yang memiliki inti tunggal. Teknik ini memberikan kekokohan dan keamanan dalam menyambungkan kabel dalam berbagai situasi.

8. Sambungan Single Wrapped Cable Slice

Sambungan Single Wrapped Cable Slice

Jika Anda ingin tahu cara menyambung kabel listrik serabut, metode sambungan "single wrapped cable slice" adalah opsi yang tepat. Meskipun sedikit rumit, teknik ini akan memberikan hasil yang optimal.

Untuk memasangnya, Anda perlu menyambungkan kabel satu per satu. Kemudian, sambungannya diikat dengan rapi menggunakan teknik "bell hangers" seperti yang telah dibahas sebelumnya. Dengan demikian, sambungan kabel akan terpasang dengan baik dan aman.

9. Sambungan Kabel dengan Solder

Menyambung Kabel dengan Solder

Penyambungan kabel serabut dengan soldering umumnya dilakukan karena ukuran kabel yang kecil sehingga sulit untuk melilit secara manual. Metode ini tergolong mudah dan bahkan cocok untuk pemula.

Berikut adalah tutorialnya:

  • Kupas ujung kabel serabut yang akan disambung.
  • Setelah bagian luar kabel bersih di ujungnya, gabungkan kedua kabel dengan memuntirnya secara rapat.
  • Gunakan alat solder untuk menyatukan kedua kabel.

Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, Anda dapat menyambung kabel serabut dengan menggunakan soldering secara efektif dan aman.

10. Sambungan Connector Cable

Sambungan Connector Cable

Metode penyambungan menggunakan konektor kabel memiliki keunikan tersendiri, terutama dengan bentuknya yang menyerupai selongsong. Konektor kabel ini berfungsi untuk menghubungkan dua kabel, baik yang berinti tunggal maupun serabut.

Untuk menyambungkan kabel dengan metode ini, ikuti langkah-langkah berikut:

  • Kupas isolasi pada kedua ujung kabel yang akan disambungkan sesuai kebutuhan.
  • Masukkan ujung kabel yang telah dikupas ke dalam konektor.
  • Selanjutnya, gunakan tang skun untuk menjepit konektor kabel agar sambungan menjadi kuat dan aman.

11. Sambungan Scun Cable

Sambungan Scun Cable

Metode penyambungan kabel menggunakan teknik Scun Cable memiliki kemiripan dengan metode mata itik. Namun, perbedaannya terletak pada proses penyambungan yang tidak memerlukan pembentukan lingkaran terlebih dahulu.

Berikut ini adalah langkah-langkah untuk menyambung kabel dengan menggunakan teknik Scun Cable:

  • Pertama, kupas ujung kabel dan pasang Scun Cable yang memiliki bentuk bulat di ujung kabel.
  • Gunakan baut atau sekrup sebagai pengikat untuk menjaga sambungan agar tidak mudah lepas.
  • Proses penyambungan selesai.

12. Sambungan Joint Sleve

Sambungan Joint Sleve

Metode penyambungan kabel dengan menggunakan teknik joint sleeve memiliki kesamaan dengan metode connector cable. Namun, perbedaannya terletak pada penggunaan yang lebih umum pada penyambungan kabel berukuran jumbo atau besar.

Joint sleeve sering digunakan untuk menghubungkan kabel-kabel yang terbuat dari berbagai bahan, seperti tembaga, aluminium, dan sebagainya. Metode ini memberikan keandalan dan kekokohan dalam menyambungkan kabel dengan ukuran yang lebih besar.

Dengan penerapan joint sleeve, pengguna dapat memastikan sambungan kabel yang kuat dan tahan lama. Ini menjadikannya pilihan yang populer dalam industri yang membutuhkan penyambungan kabel yang handal dan aman.

Contoh Cara Menyambung Kabel Dalam Kehidupan Sehari-hari

Penguasaan pengetahuan tentang cara menyambung kabel listrik PLN memiliki nilai penting dalam kehidupan sehari-hari. Dalam berbagai situasi, seringkali kita dihadapkan pada permasalahan yang memerlukan kemampuan untuk melakukan penyambungan kabel.

Berikut ini adalah beberapa contoh cara menyambung kabel listrik yang akan kami bahas dalam artikel ini: 

1. Menyambung Kabel ke MCB

Cara Menyambung Kabel ke MCB

Ketika perlu menyambungkan kabel pada instalasi utama di rumah, langkah-langkah berikut dapat diikuti untuk menyambungkan kabel listrik ke MCB:

  • Persiapkan bahan dan peralatan yang diperlukan, seperti kabel NYM, tedus, isolasi khusus, dan paku klem sesuai kebutuhan.
  • Identifikasi titik kabel yang mengandung muatan positif, negatif, dan ground.
  • Matikan MCB di rumah untuk menjaga keamanan selama proses penyambungan.
  • Pasang tedus di lokasi yang sesuai sebagai tempat untuk melakukan sambungan kabel.
  • Sambungkan kabel NYM sesuai dengan kode warnanya, yaitu positif, fasa, dan ground. Pastikan sambungan kabel terpasang dengan rapat dan aman. Gunakan isolasi dan penutup tedus untuk melindungi sambungan.
  • Setelah itu, kabel sudah siap digunakan. Anda dapat menyambungkannya ke saklar atau stop kontak sesuai kebutuhan.

Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, Anda dapat menyambungkan kabel listrik dengan aman dan tepat pada MCB. Pastikan selalu memperhatikan keamanan saat melakukan pekerjaan yang berkaitan dengan kelistrikan.

2. Menyambung Kabel Untuk Saklar dan Stop Kontak

Untuk menyambungkan kabel listrik pada saklar, stop kontak, dan lampu, ikuti langkah-langkah berikut ini:

  • Siapkan tespen, cutter, isolasi khusus, kabel NYM, fitting lampu, klem, dan alat-alat lain yang diperlukan.
  • Pastikan listrik dalam keadaan mati dengan mematikan MCB.
  • Identifikasi posisi kabel pada instalasi utama. Gunakan tespen untuk mengetahui kabel yang memiliki muatan positif, negatif, dan ground.
  • Untuk menyambungkan saklar dengan stop kontak, lakukan jumper saklar pada salah satu kabel stop kontak.
  • Sambungkan salah satu kabel stop kontak ke instalasi listrik utama, yaitu pada kabel dengan muatan positif.
  • Terminal stop kontak dapat disambungkan dengan kabel bermuatan negatif pada instalasi utama.
  • Sambungkan terminal saklar yang belum terhubung ke fitting lampu.
  • Selanjutnya, tautkan kabel dari fitting lampu ke kabel bermuatan negatif pada instalasi listrik utama.
  • Pastikan setiap sambungan kabel dilapisi dengan isolasi.
  • Pasang klem kabel pada titik-titik yang diperlukan untuk memberikan tampilan yang rapi dan kokoh.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat menyambungkan kabel listrik dengan aman dan menghubungkan saklar, stop kontak, dan lampu dengan benar. Selalu berhati-hati dan perhatikan keselamatan saat melakukan pekerjaan yang melibatkan kelistrikan.

Kesimpulan

Meskipun idealnya kabel listrik tidak perlu disambungkan, dalam beberapa situasi tertentu, mungkin ada kebutuhan untuk melakukan penyambungan kabel listrik.

Cara penyambungan kabel listrik bervariasi dan memiliki berbagai metode, seperti sambungan puntir, sambungan ekor babi, sambungan bolak-balik, teknik Britania, dan lain sebagainya.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai cara penyambungan kabel listrik yang baik dan benar, silakan merujuk ke artikel di atas. Semoga penjelasan di atas telah memberikan bantuan yang memadai.