Cara Menghitung Persentase Keuntungan dan Kerugian

Menghitung Persentase Keuntungan dan Kerugian - Ketika kita berbicara soal perdangan, tentunya terdapat istilah untung dan rugi. Setiap keuntungan dan kerugian biasanya akan dinyatakan dalam bentuk persen. Nah, pada artikel ini kita akan membahas tentang bagaimana cara menghitung persentase suatu keuntungan dan kerugian dalam suatu penjualan.

Menghitung Persentase Keuntungan dan Kerugian

Tidak hanya dalam jual beli saja, perhitungan persentase keuntungan dan kerugian juga sering diaplikasi dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya saja ketika kita sedang terjun dalam suatu bisnis, maka untuk memudahkan dalam menganalisa peningkatan atau penurunan dalam bisnis tersebut biasanya juga dihitung dalam bentuk persentase.

Sebelum kita masuk ke pembahasan utamanya tentang cara menghitung persentasi keuntungan dan kerugian dalam penjualan, ada baiknya kita memahami terlebih dahulu apa yang disebut dengan keuntungan dan kerugian, simak penjelasannya di bawah ini.

Baca juga : Cara Mengubah Pecahan ke Bentuk Persen

Pengertian Keuntungan dan Kerugian

Keuntungan dan kerugian ini sangat erat kaitannya dengan kegiatan jual beli. Kedua nilai tersebut dapat digunakan sebagai tolak ukur keberhasilan pada sebuah penjualan. Berikut adalah penjelasan mengenai definisi dari keuntungan dan kerugian.

Keuntungan adalah nilai yang didapat dari harga pembelian dikurangi harga penjualan. Atau bisa juga diartikan sebagai harga penjualan lebih besar daripada harga pembelian.

Keuntungan = Harga Penjualan > Harga Pembelian

Untuk mengetahui besar keuntungan yang didapat pada suatu penjualan, dapat dihitung dengan cara:

Keuntungan = Harga Penjualan – Harga Pembelian

Sedangkan kerugian adalah nilai yang sifatnya minus yang didapat dari harga pembelian dikurangi harga penjualan. Atau dapat diartikan sebagai harga penjualan lebih kecil dibanding dengan harga pembelian.

Kerugian = Harga Penjualan < Harga Pembelian

Untuk menghitung besarnya kerugian yang didapat pada suatu penjualan, dapat menggunakan rumus berikut ini:

Kerugian = Harga Pembelian – Harga Penjualan

Agar lebih mudah dalam memahami rumus-rumus tentang untung dan rugi, silahkan perhatikan beberapa contoh soal di bawah ini.

Cara Menghitung Untung dan Rugi

A. Contoh Soal Menghitung Keuntungan

1. Pak Adan membeli 1kg apel seharga Rp. 30.000. Kemudian apel tersebut dijual kembali dengan harga Rp. 33.000.

Pertanyaan:

a. Apakah pak Adan mendapatkan keuntungan dan kerugian dalam jual beli tersebut?
b. Berapa keuntungan atau kerugian yang didapat oleh pak Adan?

Jawaban:

a. Diketahui:
harga pembelian apel Rp. 30.000
harga penjualan apel Rp. 33.000

Dari pernyataan di atas, maka didapat = harga penjualan > harga pembelian
Sehingga, pak Adan mendapatkan keuntungan.

b. Keuntungan = harga penjualan - harga pembelian

Keuntungan = Rp. 33.000 - Rp. 30.000
Keuntungan = Rp. 3000
Jadi, Pak Adan mendapatkan keuntungan sebesar Rp. 5.000

B. Contoh Soal Menghitung Kerugian

2. Fiki membelikan sepeda untuk bowo seharga Rp. 640.000. Karena bowo sudah besar dan tidak memakainya lagi, Fiki menjual sepeda tersebut seharga Rp. 400.000.

Pertanyaan:
a. Apakah Fiki mendapatkan keuntungan atau kerugian dalam penjualan sepeda tersebut?
b. Berapa besar nilai keuntungan atau kerugian yang didapat oleh Fiki?

Jawaban:

a. Diketahui:
harga pembelian sepeda Rp. 640.000
harga penjualan sepeda Rp. 400.000

Dari pernyataan tersebut, maka didapat = harga penjualan < harga pembelian
Sehingga, Fiki mendapatkan kerugian.

b. Kerugian = harga pembelian - harga penjualan

Kerugian = Rp. 640.000 - Rp. 400.000
Kerugian = Rp. 240.000
Jadi, Fiki mendapatkan kerugian sebesar Rp. 240.000

Persentase keuntungan dan Kerugian

Persentase adalah perhitungan dalam bentuk persen (%). Untuk menghitung suatu persentase jual beli yang melibatkan untung dan rugi, kita dapat menggunakan rumus di bawah ini.

Persentase Keuntungan = Untung : Harga Pembelian x 100%
Persentase Kerugian = Rugi : Harga Pembelian x 100%

Baca juga : Mengenal Bilangan Cacah, Bulat dan Asli Beserta Contohnya

Cara Menghitung Persentase Keuntungan dan Kerugian

Melanjutkan dari contoh soal nomor 1 di atas, maka kita dapat menghitung persentase keuntungan yang diperoleh Pak Adan dalam penjualan apel, yaitu sebagai berikut:

Persentase keuntungan = Untung: Harga Pembelian x 100%
Persentase keuntungan = (3.000 : 30.000) x 100%
Persentase keuntungan = 1/10 x 100%
Persentase keuntungan = 10%

Jadi, keuntungan Pak Adan dalam penjualan apel adalah 10%.

Sedangkan untuk menghitung persentase kerugian, kita dapat meneruskan dari contoh soal nomor 2, yaitu tentang kerugian yang didapat oleh Fiki pada penjualan sepeda. Caranya adalah sebagai berikut:

Persentase kerugian = Rugi : Harga Pembelian x 100%
Persentase kerugian = (240.000 : 640.000) x 100%
Persentasee kerugian = 3/8 x 100%
Persentase kerugian = 37,5%

Jadi, persentase kerugian yang didapat oleh Fiki pada penjualan sepeda bowo adalah 37,5%.

Bagaimana, mudah bukan? Seperti itulah cara menghitung persentase keuntungan dan kerugian dalam penjualan. Semoga bermanfaat dan terimakasih.

Menyukai hal-hal yang berhubungan dengan game dan teknologi serta senang merekomendasikan produk gadget terbaik.