Bagian-Bagian Lingkaran dan Gambar Beserta Penjelasannya

Bagian-bagian Lingkaran

Bagian-bagian lingkaran dan Gambarnya - Kalian pasti sering menjumpai benda-benda disekitar yang memiliki bentuk dengan lengkungan penuh pada bagian sisinya dan tidak memiliki titik sudut satupun. Misalnya seperti kaset CD/DVD, roda, gelang piring dan lainnya. Nah, bentuk seperti itulah yang disebut sebagai lingkaran.

Lingkaran sendiri dapat didefinisikan sebagai sekumpulan titik-titik pada garis lengkung yang mempunyai jarak sama terhadap satu titik di bagian tengahnya. Titik yang berada di bagian tengah tersebut dinamakan titik pusat lingkaran. Sedangkan jarak dari garis lengkung ke titik pusat dinamakan sebagai jari-jari lingkaran.

Sebagai bangun datar, pastinya lingkaran juga memiliki unsur-unsur yang membentuknya. Lingkaran sendiri terdiri dari beberapa unsur bagian pembentuknya, di antaranya adalah diameter, jari-jari, titik pusat, busur, tali busur, tembereng, juring, apotema, sudut pusat dan sudut keliling lingkaran.

Baca juga : Rumus Phytagoras Segitiga Beserta Contoh Soal

Bagian-Bagian Lingkaran

Agar bisa lebih mudah dalam memahami bagian-bagian lingkaran, coba perhatikan gambar lingkaran yang ada di bawah ini beserta penjelasan masing-masing unsur pembentuk sebuah lingkaran. Dengan mengenal bagian-bagian yang ada di dalam lingkaran, kita akan lebih mudah dalam mempelajari rumus-rumus lingkaran.

Bagian-Bagian Lingkaran

1. Titik Pusat

Titik pusat merupakan bagian lingkaran berupa titik yang terletak pada bagian tengah lingkaran. Titik ini memiliki jarak yang sama dengan titik-titik pada tepi lingkaran. Coba lihatlah gambar lingkaran di atas, titik O adalah titik pusat lingkaran, oleh karena itu, lingkaran tersebut dinamakan dengan lingkaran O.

2. Jari-Jari (r)

Jari-jari merupakan garis yang terbentuk dari titik pusat hingga titik-titik yang berada pada lengkungan di tepi lingkaran. Panjang jari-jari pada bangun datar lingkaran selalu sama antara yang satu dengan lainnya. Perhatikan gambar di atas, jari-jari lingkaran ditunjukan oleh garis OA, OB, OC dan OD.

3. Diameter (d)

Diameter adalah garis lurus yang menghubungkan dua titik pada lengkungan lingkaran dan melewati titik pusat. Perhatikanlah gambar di atas, garis AB dan CD pada lingkaran O merupakan bagian lingkaran yang dinamakan diameter lingkaran. Perhatikan juga bahwa AB terbentuk oleh AO dan OB. Diameter ini merupakan dua kali nilai jari-jari lingkaran.

4. Busur

Busur adalah unsur lingkaran berupa potongan garis lengkung yang terletak di tepi lingkaran dan menghubungkan dua titik sebarang di tepi lengkungan lingkaran tersebut. Lihatlah gambar lingkaran di atas, garis lengkung AC, garis lengkung CB, garis lengkung BD, dan garis lengkung DA merupakan busur dari lingkaran O.

5. Tali Busur

Tali busur merupakan ruas garis yang menghubungkan dua titik pada lingkaran. Berbeda dengan diameter, tali busur tidak melewati titik pusat lingkaran. Perhatikan gambar bangun datar lingkaran di atas, tali busur lingkaran ditunjukan oleh garis DE dan AC yang tidak melewati titik pusat.

6. Juring

Juring merupakan luas daerah yang ada di dalam lingkaran dan dibatasi oleh dua buah jari-jari lingkaran dan sebuah busur yang diapit oleh kedua jari-jari lingkaran tersebut. Coba perhatikan gambar lingkaran di atas, juring lingkaran ditunjukan oleh daerah yang diarsir dan dibatasi oleh jari-jari OA dan OD serta busur AD, dinamakan juring AOD.

7. Tembereng

Tembereng merupakan luas daerah yang ada di dalam lingkaran dan dibatasi oleh busur dan tali busur. Lihatlah gambar di atas, tembereng ditunjukan oleh daerah yang diarsir yang dibatasi oleh busur AC dan tali busur AC.

8. Apotema

Apotema adalah bagian lingkaran berupa garis yang menghubungkan titik pusat lingkarna dengan tali busur lingkaran tersebut. Garis apotema pada lingkaran bersifat tegak lurus dengan tali busur. Perhatikanlah gambar lingkaran O di atas, garis OF merupakan garis apotema pada lingkaran.

9. Sudut Keliling

Sudut keliling adalah sudut yang terbentuk oleh perpotongan antara dua buah tali busur di suatu titik pada keliling lingkaran. Perhatikan contoh gambar lingkaran di atas, garis CD dan DE merupakan tali busur yang berpotongan di titik D dan membentuk sudut keliling CDE.

10. Sudut Pusat

Sudut pusat merupakan sudut yang terbentuk oleh perpotongan antara dua jari-jari lingkaran di titik pusat. Pada gambar di atas, garis OB dan OD merupakan jari-jari lingkaran yang berpotongan di titik pusat O dan membentuk sudut pusat, yaitu sudut BOD.

Baca juga : Macam Macam Bangun Ruang Beserta Gambar dan Rumusnya

Luas dan Keliling Lingkaran

A. Luas Lingkaran

Luas lingkaran adalah seberapa besar daerah yang dibatasi oleh sisi lingkaran. Untuk menghitung luas lingkaran, kita dapat menggunakan ukuran jari-jari maupun diameter. Berikut merupakan rumus luas lingkaran dengan jari-jari dan diameter.

L = π x r²
L = 1/4 x π x d²

Keterangan:
L = luas lingkaran
π = 22/7 atau 3,14
r = jari-jari lingkaran
d = diameter lingkaran

B. Keliling Lingkaran

Keliling lingkaran adalah ukuran panjang sisi lingkaran. Keliling lingkaran dapat dihitung dengan jari-jari dan diameter. Berikut merupakan rumus keliling lingkaran.

K = 2 x π x r
K = π x d

Keterangan:
K = keliling lingkaran
π = 22/7 atau 3,14
r = jari-jari lingkaran
d = diameter lingkaran

Demikianlah pembahasan mengenai bagian-bagian dari lingkaran beserta gambarnya. Semoga tulisan di atas mudah untuk dipahami dan dapat bermanfaat bagi para pembaca.

Menyukai hal-hal yang berhubungan dengan game dan teknologi serta senang merekomendasikan produk gadget terbaik.