Fitting Lampu Plafon: Pengertian, Gambar, Jenis, Model, dan Cara Memasang

Fitting Lampu Plafon

Fitting lampu plafon adalah suatu komponen yang mudah ditemukan dan umum digunakan di gedung dan rumah. Fitting ini dipasang di langit-langit dan berfungsi sebagai penghubung antara bola lampu dan sumber listrik.

Dalam artikel ini, kita akan membahas pengertian fitting lampu plafon, fungsinya, dan cara pemasangannya. Mari kita lanjutkan pembahasan ini, dan jangan lupa tinggalkan komentar di kolom yang disediakan.

Pengertian Fitting Lampu Plafon

Fitting lampu plafon, juga dikenal sebagai fitting tempel, merupakan jenis fitting lampu yang dipasang dengan cara menempelkannya pada langit-langit rumah. Fitting ini dirancang untuk pemasangan permanen dengan menggunakan dudukan khusus sebagai alasnya.

Fitting lampu plafon umumnya dirancang untuk menjadi bagian yang tidak dapat dilepas dari langit-langit. Fitting tersebut dapat ditanam atau ditempelkan pada dudukan yang disiapkan sebelumnya. Hal ini memberikan kestabilan dan kekokohan pada fitting lampu plafon.

Salah satu komponen penting dalam pemasangan fitting lampu plafon adalah roset. Roset adalah papan kecil yang berfungsi sebagai alas untuk fitting. Roset digunakan untuk memastikan bahwa fitting lampu plafon dapat tertempel dengan kuat pada plafon dan tidak mudah terlepas. Roset membantu menjaga kekokohan fitting dan menjaga agar lampu tetap terpasang dengan aman.

Dengan menggunakan roset, fitting lampu plafon dapat dipasang dengan kestabilan yang baik, sehingga memberikan penampilan yang rapi dan menghindari potensi kerusakan akibat lampu yang terlepas.

Cara Memasang Fitting Lampu Plafon

Memasang Fitting Lampu Plafon

Pemasangan fitting lampu plafon sebenarnya cukup mudah dilakukan sendiri di rumah tanpa bantuan teknisi. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  • Tentukan lokasi yang tepat untuk memasang lampu plafon. Pilih area yang sesuai dan pertimbangkan aspek keamanan serta estetika.
  • Jika diperlukan, buat lubang pada langit-langit atau gunakan roset sebagai dudukan untuk fitting lampu plafon.
  • Matikan sumber listrik agar proses pemasangan aman dan terhindar dari risiko sengatan listrik.
  • Siapkan fitting lampu dan sambungkan kabelnya dengan benar ke sumber listrik atau kabel yang ada.
  • Pastikan mengikuti tata cara penyambungan kabel yang tepat, misalnya dengan mencocokkan kabel dengan warna yang serupa atau mengikuti petunjuk jalur yang terdapat pada fitting.
  • Periksa kembali semua sambungan kabel untuk memastikan keselamatan dan keandalan.
  • Rapikan semua kabel dan gunakan baut untuk mengencangkan fitting lampu pada dudukan atau langit-langit.
  • Pasang bola lampu pada fitting dengan memperhatikan petunjuk yang ada.

Setelah langkah-langkah di atas selesai, fitting lampu plafon sudah terpasang dengan baik dan siap digunakan. Pastikan untuk menguji lampu dengan menyalakan sumber listrik dan memastikan semua berfungsi dengan baik sebelum menutup langit-langit atau melakukan finishing tambahan.

Jenis-Jenis Model Fitting Lampu Plafon

Fitting lampu plafon memiliki beragam variasi ukuran yang perlu diperhatikan sebelum membelinya. Dengan mengetahui ukuran fitting yang sesuai, kita dapat menghindari risiko membeli fitting yang tidak cocok.

Berikut adalah beberapa ukuran fitting lampu yang umumnya tersedia di pasaran. Perhatikan dengan baik ukuran fitting yang dibutuhkan agar dapat memilih dengan tepat.

1. Fitting E12

Fitting E12

Salah satu jenis fitting lampu plafon adalah tipe E12. Fitting ini memiliki ukuran yang sangat kecil dan ringan.

Fitting E12 sering digunakan sebagai lampu hiasan untuk berbagai keperluan seperti dekorasi rumah, toko, jalan, pohon, dan lain-lain. Meskipun ukurannya kecil, fitting ini tetap mampu memberikan efek visual yang menarik.

2. Fitting E14

Fitting E14

Fitting E14 adalah tipe fitting lampu plafon yang sering digunakan untuk tujuan dekoratif. Dibandingkan dengan tipe sebelumnya, fitting E14 memiliki ukuran yang sedikit lebih besar. 

Meskipun ukurannya masih kompak, fitting ini tidak cukup untuk memberikan pencahayaan yang memadai dalam ruangan. Namun, fitting E14 tetap menjadi pilihan yang populer dalam menghias ruang dengan lampu yang indah dan estetis.

3. Fitting E27

Fitting E27 merupakan tipe fitting lampu plafon yang umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Fitting ini memiliki ukuran sedang dan memiliki cakupan pencahayaan yang luas, sehingga cocok untuk digunakan dalam penerangan ruangan berukuran kecil.

Contohnya adalah untuk penerangan di kantor pribadi, dapur, perpustakaan mini, kamar tidur, dan sebagainya. Fitting E27 juga mendukung berbagai jenis lampu, seperti lampu pijar, lampu LED, atau lampu hemat energi, memberikan fleksibilitas dalam pemilihan sumber cahaya yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Dengan desain yang umum dan ketersediaan yang melimpah, fitting E27 menjadi pilihan yang populer dalam mengatur pencahayaan di berbagai ruangan.

4. Fitting E40

Fitting Lampu E40

Fitting lampu plafon tipe E40 adalah jenis fitting yang dirancang dengan ukuran yang cukup besar. Fungsi utamanya adalah untuk menempatkan lampu berukuran besar sesuai dengan jenis fitting ini. Fitting E40 juga memiliki cakupan pencahayaan yang lebih luas, membuatnya cocok digunakan dalam ruangan yang lebih besar seperti aula, auditorium, dan area lainnya yang membutuhkan penerangan yang intens.

Dengan ukurannya yang besar, fitting ini mampu menampung lampu dengan daya tinggi dan memberikan penerangan yang optimal dalam ruangan yang membutuhkan pencahayaan yang terang dan merata. Fitting lampu plafon tipe E40 sering digunakan dalam lingkungan komersial atau industri di mana kebutuhan akan pencahayaan yang kuat dan luas sangat penting.

Kesimpulan

Fitting lampu plafon merupakan jenis fitting lampu yang umum digunakan di gedung dan rumah. Fitting ini memiliki pemasangan yang relatif permanen, karena tata letaknya jarang diubah.

Fungsi utama fitting lampu plafon adalah menghubungkan lampu dengan sumber arus listrik. Pemasangan fitting dilakukan dengan cara menempel atau menanamnya pada langit-langit rumah.

Fitting plafon memiliki beragam model dan ukuran. Penting untuk mengetahui jenis dan ukuran fitting yang tepat sebelum membelinya agar dapat menghindari kesalahan dalam pembelian.